Posted by: mudakir fauzi | April 18, 2009

Filsafat Aristoteles

ARISTOTELES
1.    Riwayat Hidup
Aristoteles lahir pada tahun 384 SM di Trasia, suatu kota di Yunani Utara, bapaknya bernama Machon yang berpropesi sebagai dokter, keluarganya adalagh orang-orang yang tertarik pada ilmu kedokteran, ia banyak mempelajari filsafat, Matematika, Astronomi, Retorika dan ilmu-ilmu lainnya. Pada usia 17/18 tahun Aristoteles dikirim ke Athena untuk belajar di academia Plato. Ia tinggal disana sampai Plato meninggal dunia pada tahun 347/348, jadi kita-kira 20 tahun ia belajar akepada Plato. Sewaktu ia belajar di academia, ia menerbitkan beberapa karya. Selain itu juga ia belajar ilmu astronomi kepada eudotos dan kaippos yang pada masa itu terkenal asebagai ahli astronomi. Aristoteles juga menmgajarkan anggota-anggota akademoa yang lebih muda tentang logika dan retorika.
Di Athena ia mendirikan sekolah yang bernama Lyceum. Dari sekolah itu banyak menghasilkan hasil penelitian yang tidak hanya dapat menjelaskan prinsip-prinsip sains tetapi juga politik, retorika dan lain sebagainya. Namun lama kelamaan posisi Aristoteles di Athena tidak aman, karena aia orang asing. Lebih dari itu ia diisukan sebagai pnyebar pengaruh yang bersifat subversif dan dituduh Atheis. Kemudian akhirnya ia meninggalkan Athena dan pindah ke Cahalcis dan meninggal disana pada tahun 322 SM.
Aristoteles adalah salah seorang yang pernah mengalahkan pemikiran-pemikiran orang Yunani secara ilmiah dengan pernyataan-pernyataan yang logis dan brilian, pernyataan-pernyataan tersebut aia peroleh melalui diskusi dengan murid-muridnya. Keberhasilannya mengahsilkan menyusun tekhnik berfikir sistematis dan benar sekaligus hukum-hukumnya, telah mengangkatnya mejadi guru pertama logika di dunia sampai kemasa ini.
2.    Pandangan Aristoteles
Aristoteles sependapat dengan gurunya Plato, yaitu tujuan terakhir daripada filosofi adalah pengetahuan tentang wujud/adanya dan yang umum. Dia juga mempunyai keyakinan tentang kebenaran yang sebenarnya hanya dapat dicapai dengan jelas pengertian, bagaimana memikirkan adanya itu? Menurut Aristoteles adanya itu tidak dapat diketahui dari materi benda belaka, tidak pula dari pemikiran yang bersifat umum semata. Seperti pendapat Plato tentang adanya itu terletak dalam barang satu-satunya, selama barang tersebut ditentukan oleh yang umum. Pandangannya juga yang realis dari pandanganan Plato yang selalu didasarkan pada yang abstrak. Ini semua disebabkan dari pendidikannya diwaktu kecil yang senantiasa mengharapkan adanya bukti dan kenyataan. Ia terlebih dahulu memandang yang konkrit, bermula dari mengumpulkan fakta-fakta yang ada kemudian disusun menurut ragam dan jenis atau sifatnya dalam suatu sistem setelah itu ia meninjaunya kembali dan disangkutpautkan satu sama lain.
Bila orang-orang shopis banyak yang menganggap manusia tidak akan mampu memperoleh kebenaran, Aristoteles dalam metaphysics menyatakan abahwa manusia dapat mencapai kebenaran. Tuhan itu menurut Aristoteles berhubungan dengan dirinya sendiri. Ia tidak berhubungan dengan (idak memperdulikan) alam ini. Ia bukan pesona, ia tidak memperhatikan doa dan keinginan manusia. Dalam mencintai tuhan kita tidak usah mengharapkan ia mencintai kita. Ia adalah kesempurnaan tertinggi dan kita mencontoh ke sana untuk perbuatan dan pikiran-pikiran kita.
Pandangan filsafatnya tentang etika adalah bahwa etika adalah sarana untuk mencapai kebahagiaan dan merupakan sebagai barang yang tertinggi dalam kehidupan. Etika dapat mendidik manusia supaya memiliki sikap ayang pantas dalam segala perbuatan. Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa kebaikan terletak ditengah-tengah antara dua ujung yag paliang jauh. Contohnya pemberani adalah sifat baik yang terletak di antara pengecut dan nekad, dermawan terletak di antara kikir adan pemboros, renadah hati terletak diantara  berjiwa budi dan sombong, dan lain sebagainya. Orang harus pandai mengusai diri agar tidak terombang-ambing oleh haw nafsu.
Namuna, dalam pemahamannya selain dalam permasalahan etik ia juga menyinggung masalah  tentang nilai-nilai matematika, fisika, astronomi dan filsafat. Ia menyatakan bahwa putra-putri semu warga negara sebaiknya diajar sesuai dengan kemampuan mereka, sesuatu pandangan mereka yang sama dengan doktrin Plato tentang keberadaan individual, disiplin merupakan hal yang essensial untuk mengajarkan para apemuda daan kaum laki-laki muda untuk mematuhi perintah-perintah dan mengendalikan gerakan ahati mereka.
Aristoteles seorang filusuf yang terbesar, memberikan definisi bahwa manusia itu adalah hewan yang berakal sehat yang mengeluarkan pendapatnya yang bebicara berdasarkan akal pikirannya. (the animal that reasons)
Dia pun mengajukan rumusan lain yaitu manusia itu adalah hewan yang berpolitik (zoon politicion, political animal) hewan yang membangun masyarakat diatas family-family menjadi pengelompokkan yang impersonal dari opada kamapung dan negara. Ditambahnya pula bahwa manusia itu political karena dia memiliki bahasa. Hal ini membawa kepada kesimpulan bahwa semua hewan sosial (social animal) seperti lebah dan semut, mempunyai beberapa pengucapan  atau komunikasi. Akan tetapi Aristoteles selanjutnya menerangkan pula bahwa keadilan umpamanya tanpa idea-idea termaksud maka jenis masyarakat hewan sering mempunyai organisasi yang menarik perhatian dan prilaku para anggotanya tertib dalam pengertian garis-garis insting yang terbatas, akan tetapi kita tidak berpendapat bahwa hewan-hewan tersebut tidak menginsafi aturan-aturan dan mengubahnya dari waktauke waktu mereka tetap tidak pernah beruasaha memikirkan suatu cita keadilan.
3.    Karya-karya Aristoteles
Buku-buku logika yang ditrjemahkan oleh Aristoteles ialah:
a)    Categoriae (al-Maqulat) berisi 10 macam predikat (keterangan). Buku ini diterjemahkan oleh Ibnu al-Muqaffa, kemudian diterjemahkan lagi oleh Isbah bin Hunein, kemudian diterjemahkan lagi oleh Yahya bin Adij dengan ulasan dari Iskandar Aprodisios. Al-Farabi menulis ulasan tentang Maqulat dan Ibnu Sina menulis tujuan Maqulat.
b)    Interpretatione (tafsiran-tafsiran) yang dalam dunia islam terkenal dengan nama Pro-Armenias, berisi keterangan tentang bahasa yaitu tentang proposisi dan bagian-bagiannya. Buku tersebut diterjemahkan oleh Ishaq bin Hunein dan juga al-Farabi.
c)    Analytica Priora (uraian pertama) yang membicarakan tentang qiyas (syllogis) diterjemahkan oleh al-Kindi, Abu Bisyr, Mattius, al-Farabi dan al-Jurjani.
Dikalangan Yunani buku-buku tersebut terkenal dengan nama Organoon, yang berarti akal, karena buku ini merupakan alat yang diperlukan dalam pembahasan dan dipakai untuk setiap ilmu, berisi aaturan-aturan berfikir yang menjamin kebenaran-kebenaran persoalan yang dibicarakan.
Buku-buku Aristoteles tentang fisika ada tiga:
a)    De Caelo (langit) yang diterjemahkan oleh Ibnu Petrik, kenmudian diberi ulasan oleh al-Farabi, Abu Hasim al-Jubbai juga mengulasnya dengan judul al-Mutassaffih. Disana ia banyak menentang pikiran-pikiran Aristoteles.
b)    Animalium (hewan) yang diterjemahkan oleh Nicolas Damascus, seperti yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Zar’ah.
c)    Anima (jiwa) yang diterjemahkan oleh Ishak bin Hunein, Ibnu Sina, Qusta bin Luzas dan Imam Ar-Razi didasarkan atas pikiran-pikiran Aristoteles.
Buku Etika
Buku etika Aristoteles yang diterjemahkan ke dalam bahas arab menurut pengarang buku Kaasyfud-Dhaunun ialah buku Ethica Nocomachaea dan dua uraian tentang etika. Pada galibnya buku berikut didasarkan atas ilmu etika.
a.    Al-Akhlak karangan al-Farabi sebagai ulasan terhadap buku Aristoteles.
b.    Al-Akhlak karangan Ibnu Maskawih.
c.    Akhlakus-Syech ar-rais dari Ibnu Sina.
BUKU METAFISIKA
Buku metafhysics yang apoakao-poko pembahasannya disusun menurut urutan abjad Yunani dimulai dari huruf A. Diantaranya isinya yang sampai kepada kaum Muslimin ada sebelas karangan sedangkan teks aslinya dalam bahasa Yunani berisi 14 karangan.
Sebagai gema dari buku tersebut. Timbullah buku-buku berikut.
a.    Al-Ibanah ‘An Gharadhi Aristoteles fi Kitabi ma ba’da at-Thabi’ah (penjelasan tentang maksud Aristoteles dalam buku metafisika) karangan al-Farabi.
b.    Buku tentang ilmu ketuhanan dan catatan atas buku huruf (buku metafisika dari aristoteles) keduanya juga karangan al-Farabi.
c.    Buku-buku sekitar matefisika karangan ar-Razi, seorang tabib.
KESIMPULAN
Aristoteles lahir pada tahun 384 SM di Trasia, suatu kota di Yunani Utara. Bapaknya bernama Machon yang berpropesi sebagai dokter, keluarganya adalah oarang-orang yang tertarik pada ilmu kedokteran, ia banyak mempelajari filsafat, matematika, astronomi, Retorika, dan ilmu-ilmu lainnya.
Pandangan filsafat Aristoteles tentang etika adalah sarana untuk mencapai kebahagiaan dan merupakan sebagai barang yang tertinggi dalam kehidupan.
Buku karya Aristoteles mencakup:
a.    Loghika
b.    Fisika
c.    Metafisika

d.    Etika

About these ads

Responses

  1. Asslm… mas bs tolong kirim materi tentang filsafat aristoteles ke mail saya,, saya perlu untuk tugas kuliah… terimksh..

  2. yaa, walau bagaimanapun hebatnya pemikiran aristoteles tapi Islamic Philoshopi is the teacher to understand God and this universe!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  3. we mbak vina aku jg butuh……….

  4. assalamualaikum, boleh tuan mail kan kepada saya berkenaan aristoteles pylos?
    TQ

  5. Assalamialikum, mas bs tolong kirimin rumusan pemikiran Aristoteles, plato, sokrates yg masih di anut Indonesia untuk tugas kuliah saya. Thanks…

  6. asalamualaikum<<<<<
    mas bisa dijelasin ga mantiq aristoteles bagai mana?????

  7. bro tolong kirim materi filsafat ke email gwe ea ..
    pleaseeeeeeeeeeeeeeee

  8. kirimin artikel donk buat bahan pembuatan makalah saya menegnai pemikiran aristoteles?
    lagi butuh banget nehhhh

  9. good opinion I Think…
    Thanks a Lot

  10. Asslm… mas bs tolong kirim materi tentang filsafat aristoteles ke mail saya,, saya perlu untuk tugas kuliah… terimksh..

  11. Bs tlg krmkn makalah ttg filosof aristoteles k email sy! Tq

  12. ass….
    apa tjuan dri pmikiran aristoteles ituu..??? makasih

  13. kirim lagi pemikiran fisafat pendidikan aristoteles

  14. q juga tolong kirim filosofis barat ke email q

  15. kirim artikel tentang aristoteles tentangan pandangan politik pada sat itu dan perkembangan politik jaman sekarang di negara indonesia sepertinya bagaimana dalam artinya penerapan di negara indonesia dan bangsa yang tergoyah ini.terima kasih.

  16. negara keseribu Republik Indonesia sebagai negara yang tidak mampu untuk meyelesaikan kasus di negara naya sendiri,bahkan di luar negra dan di dalam negara seperti di daerah yang selama ini terjadi konflik horisontal dan vertikal anatara masyarakat sipil ,karena ulah dari pemerintah yang di pimpin oleh babi lonya SBY .BOEDIONO.yang selam ini telah gagar dalam kepemipinanay.

  17. Reblogged this on alifahazzahra and commented:
    like

  18. woi lae lean jo pemikiranni si aristol….

  19. konsep masyarakat negara dan kekuasaan menurut aristoteles apa??


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: